Presiden Soekarno: Gelar Unas UNIVERSITAS PERJUANGAN, Kini Untuk Dies Natalis Ke-72 Digelar Rangkaian Seminar Akademik dan Pertemuan Cerdik Pandai
Friday, 22nd October, 2021 | 103 Views

MEMPERINGATI HARI JADINYA atau Dies Natalis Ke-72 pihak Universitas Nasional (Unas) menggelar 33 kegiatan akademis dan intelektual sebagai rangkaian pengabdian masyarakat. Hal itu dilaksanakan sepanjang September hingga November 2021 mendatang. Presiden Soekarno menyebut Unas yang didirikan pada Oktober 1949 sebagai UNIVERSITAS PERJUANGAN karena menjadi garda terdepan perjuangan rakyat Jakarta melawan Belanda.

 

   Dalam kaitan itu dibahas pandangan kritis Cendekiawan Indonesia terkenal Sutan Takdir Alisyahbana yang juga satu di antara pendiri Universitas Nasional. Memang tidak ada yang meragukan pandangan-pandangan Sutan Takdir Alisyahbana yang memberikan sumbangsih besar pada perkembangan kebudayaan di Indonesia termasuk pendidikan. Sebab, melalui pendidikan akan terbuka dunia luar yang mencakup ilmu pengetahuan baru dan teknologi maju yang ada di berbagai belahan dunia.

   Satu kontribusi besar dari Sutan Takdir Alisyahbana adalah partisipasi besarnya bersama-sama para nasionalis lain mendirikan Universitas Nasioanl. Sesuai namanya, perguruan tinggi itulah yang merupakan pendidikan tinggi swasta pertama dan tertua di Indonesia yang bersamaan dengan perguruan tinggi negeri jelmaan lembaga pendidikan tinggi dari pendudukan penjajah.

   Pendiri lainnya adalah J.Leimena dan Soemitro Djojohadikumo, Raden Teguh Suhardjo Sastrosuwignjo, Nona Rukmini Singgih, Nona Boediardjo,Nonya Noegroho, Hazil, Sarwono Prawirohardjo, Soedjono Hardjosoediro, Prajitno Soewondo, Kwari Katjabrata dan Djoehana.

   Turut pula mendirikan adalah RM Soebagjo, Adam Bachtiar, Bachder Djohan, Abdul Karim, Soetomo Tjokronegoro, Ali Budihardjo dan Poerwodarminta. Para nasionalis yang juga mendirikan Universitas Nasional adalah Soetikno, Th.A.Resink, Soedjatmiko, HB Jassin,  Mochtar Avin, A.Djoehana dan L.Damais. Mereka itu semua orang-orang nasional berpendidikan tinggi dan berpengaruh secara sosial politik dan kebudayaan dan mengadakan perkumpulan Untuk Memajukan Ilmu dan Kebudayaan.

    Tepat pada 15 Oktober 2021 yang lalu Universitas Nasional memasuki usia 72 tahun. Pada peringatan itu Unas mengangkat tema Berbakti untuk Negeri bagi Indonesia. Menurut Ketua Panitia Dies Natalis Dr Tatang Mitra Setia,MSi terdapat 33 rangkaian kegiatan yang diselenggarakan sejak September 2021 dan akan berlanjut hingga November 2021.

   Kegiatan tersebut meliputi pelaksanaan kegiatan 1st International Conference on Natural Science, Engineering, and Technology 2021, Virtual Conference Global Challenge on Science and Technology for the New Normal, Virtual Conference The 2021 Annual Symposium on Management, Accounting, and Tourism serta Webinar Nasional dan Paparan Kertas Kerja Implementasi Terapi Komplementer dalam Pelayanan Kesehatan.

Program Unas 2022 

   Dalam pidato acara puncak Dies Natalis Universitas Nasional Ke 72Rektor Universitas Nasional Dr El Amry Bermawi Putera MA menyampaikan bahwa seiring waktu berjalan, Universitas Nasional telah tumbuh berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Pengembangan dan pembangunan terus dilakukan, baik dari aspek sumber daya manusia maupun pembangunan sarana prasarana. Dengan fasilitas sarana prasarana teknologi yang memadai, Universitas Nasional akan mampu beradaptasi dengan kondisi dan perubahan di masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid-19.

   “Universitas Nasional telah menyelesaikan pembangunan Auditorium Cyber Universitas Nasional yang telah diresmikan pada tanggal 1 Februari 2021 dengan standar internasional. Di samping pembangunan fisik, Universitas Nasional juga telah melakukan langkah inovatif dengan reformasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Pengembangan sistem informasi berbasis information and communication technologies (ICT).”, ungkap Rektor Unas.

    Di samping itu Universitas Nasional menyiapkan sarana dan prasarana penelitian termasuk mendirikan pusat-pusat penelitian yang dalam jangka panjang diarahkan untuk menjadi pusat unggulan bagi bidang penelitian tertentu. Program-program kerja sama turut diarahkan untuk membangun kemitraan yang dilandasi kesetaraan, adanya nilai tambah, berkelanjutan, dan berkeragaman.

   Kerjasama dalam dan luar negeri yang dilakukan oleh Universitas Nasional juga menunjukkan grafik peningkatan dari tahun ke tahun. Selain itu, Universitas Nasional masih diberikan kepercayaan masyarakat, di mana pada tahun akademik 2021/2022 penerimaan mahasiswa baru mengalami kenaikan 10% dibandingkan tahun sebelumnya.

   Rektor Unas El Amry menambahkan bahwa Universitas Nasional akan terus mengembangkan program-program strategis dalam rangka menuju peringkat sepuluh besar universitas swasta terbaik di Indonesia. Untuk itu Universitas Nasional telah mencanangkan program-program stategis pada tahun 2022.

Program-program tersebut, antara lain:

1.Universitas Nasional akan membangun klinik bersalin dan pengobatan luka diabetes, yang sekaligus dijadikan sebagai praktikum mahasiswa/i Fakultas Ilmu Kesehatan di Kampus Pusat Pejaten Universitas Nasional.

2.Universitas Nasional akan membangun panel listrik tenaga surya sebagai bentuk dukungan terhadap program penggunaan energi ramah lingkungan dan terbarukan, serta menuju Go Green Campus.

3.Universitas Nasional juga akan membangun taman edu park bertaraf internasional, renovasi di beberapa titik kampus guna menciptakan lingkungan kampus yang indah dan nyaman.

4.Universitas Nasional akan menerapkan manajemen perubahan, sebuah proses langkah strategis yang signifikan dalam manajemen universitas yang dilakukan secara terkontrol dan sistematis.

   Pada kesempatan yang sama Ketua Pembina Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (YMIK) Dr Mohammad Noer, MA menyampaikan refleksi perjalanan Universitas Nasional Ke-72 tahun. Bahwa, seluruh civitas akademika harus tetap berpegang teguh pada semboyan Universitas Nasional, yaitu “Memajukan Ilmu dan Mengembangkan Kebudayaan”.

   Noer menambahkna, paradigma pembangunan pendidikan telah memasuki ranah yang makin kompleks dan beragam. Terlebih mengutamakan output dan outcomes yang makin bermutu dan serta mampu beradaptasi dengan kepentingan-kepentingan yang ada dan mampu menjawab tantangan-tantangan yang ada di masyarakat. Maka dari itu, kami berharap, mengajak semua pihak di civitas akademika ini untuk terus mempertahankan apa yang sudah dicapai dan terus meningkatkan masa-masa yang akan datang. *sembada/ars

komentar

You must be logged in to post a comment.

plaza kemitraan

  HEMAT KAMI KINI condong untuk mengatakan bahwa frase mimpi  tidak lagi saat tidur. Bisa saja saat kerja atau saat minum kopi. Atau saat bergurau

PIHAK REKTORAT UNIVERSITAS nasional memwisuda 1.018 sarjana tahun akademik 2020/2021. Karena masih mengantisipasi dampak virus korona, hanya 10 mahasiswa dan mahasiswi yang dilantik oleh rektor.