Pemerintah Tanam Zea Mays dan Oriza Sativa di 100 Ha Lahan Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan
Thursday, 29th October, 2020 | 94 Views

 

PEMERINTAH MELALUI TIGA kementerian memanfaatkan lahan Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan untuk menanami komoditi jagung. Selain jagung (Zea mays) juga akan ditanam padi (Oriza sativa) serta umbian porang (Amarphopallus muelleri) yang berpotensi ekspor. Ketiga lembaga pemerintah itu adalah Kementerian Pertanian, Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia serta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.

    Penanaman perdana benih jagung itu dilakukan di atas lahan seluas satu hektare dan dilanjutkan dengan menapaki calon lahan untuk pananaman pada lahan seluas 100 hektare (ha). Penanaman benih dilakukan sebelum Rapat Koordinasi Percepatan Pengembangan Komoditi Jagung dan Penanaman Tanaman Pangan Secara Simbolis di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, belum lama berselang.

      Dari ketiga kementerian yang menanam benih tersebut adalah Direktur Pangan dan Pertanian, Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Dr Anang Nugroho, Kabag Perencanaan, Ditjen Tanaman Pangan, Kementan Ugi Sugiharto,SIP,MM, Kabag Perencanaan, Ditjen Sarana dan Prasana, Kementan Ir Hamid Sangaji, Kepala Divisi Pemasyarakatan,  Ditjen Pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan HAM Meurah Budiman, SH,MH dan Sekdis Pertanian Kabupaten Cilacap Ir Pawana,MSc.

  Juga hadir pada acara itu adalah para pejabat dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, seperti Fajar,SH,MH (Kepala Lapas High Risk Pasir Putih), Fikri,SH,MH (Kepala Lapas High Risk Karang Anyar) dan Kepala Lapas Terbuka Nusakambangan Wiwid F.Rahadian,SH. Juga hadir pada kesempatan itu Topan Ahmad Hadian,SH,MH (Kasi Kegiatan Kerja Lapas Terbuka Nusakambangan), Koordinator Wilayah Lapas Nusakambangan Erwedi Supriyatno,SH,MH dan Analis Perjanjian Kerjasama, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Innaka Mutiara,SKom,MSi. *sembada/rori/henry

komentar

plaza kemitraan

  HEMAT KAMI KINI condong untuk mengatakan bahwa frase mimpi  tidak lagi saat tidur. Bisa saja saat kerja atau saat minum kopi. Atau saat bergurau

HINGGA MENJELANG AKHIR 2020 ini pihak Universitas Nasional (Unas) tetap konsisten mengadakan pengabdian kepada masyarakat. Hal itu merupakan cerminan menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi, dimana