sekilas berita
 
PEMETAAN ZONA KARANTINA:
Memperkuat pengawasan di pintu pelabuhan dan bandar udara kini telah diaplikasikan inovasi berupa pemetaan zona rawan karantina. Kepala Badan Karantina Pertanian Dr Ir Ali Jamil menyebut pemetaan itu merupakan upaya mitigasi risiko wilayah yang selama ini menjadi entry points dari pangan dan komoditas pertanian ilegal masuk ke wilayah Indonesia. "Pemasukan pangan atau komoditas tanpa izin atau tidak memiliki jaminan pemenuhan aspek kesehatan dan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat sering terjadi. Dan ini dapat berdampak negatif dalam upaya Kementerian Pertanian untuk membangun swasembada pangan," katanya. Artinya, segala upaya untuk memasukkan pangan, tumbuhan serta olahannya harus dicegah oleh jajarannya bersama TNI-Polri sebagai mitra di lapangan. *sembada/henry
BLENDED LEARNING UNAS:
Rektor Universitas Nasional (Unas) Jkarta Dr El Amry Bermawi Putera, MA berseru sejak 2015 Unas telah menggunakan metode perkuliahan berbasis blended learning yang menyatukan perkuliahan online dan tatap muka. “Pada saat Kemendikbud mewajibkan aktivitas perkuliahan dan orientasi secara elektrotnik dalam jaringan atau daring, semua dosen dan mahasiswa Unas sudah siap dan terbiasa mengikutinya. Dengan metode virtual ini kita juga masih bisa belajar, berkarya, beraktivitas, dan berkreativitas dengan baik kendati ada pandemi korona,” katanya pada pelaksaaan Pengenalan Lingkungan Kampus dan Budaya Akademik (PLBA) di Kampus Unas, Pejaten, Jakarta, baru-baru ini. Jadi, secara virtual bukan menjadi tantangan besar bagi manajemen Unas. *sembada/rori
KEBUTUHAN KEDELAI TAK HENTI:
Penelitian benih melalui pemuliaan di Balai Penelitian Aneka Kacang dan Umbian (Balitkabi) Malang dipastikan tak akan pernah henti sepanjang tahun hingga jauh ke depan. Sebab, ungkap Dr Muchlish Adi, kebutuhan kedelai (Glycine max) akan terus meningkat selama konsumen tetap mengkonsumsinya. “Kendati dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada 2021 tak ada karena dialihkan ke ubi kayu (Manihot utilissima), anggaran tetap aman. Artinya, ketersediaan anggaran dimanfaatkan secara mangkus (effective-berhasil guna) dan sangkil (efficient-tepat guna) yang secara terbuka bisa dipertanggungjawabkan para pemulia,” ungkap peneliti Balitkabi Dr Muchlish. Dia menambahkan bahwa para petani di seluruh Indonesia tak usah ragu menanam kedelai karena benih sangat melimpah. *sembada/henry
HILIRISASI PASCA PANEN:
Pemerintah hadir terus-menerus mendorong serta memberi peluang luas bagi para petani melalui kelompok wanita tani maupun pemuda tani meningkatkan produknya ke proses hilirisasi seusai panen. “Jadi, pemerintah sudah hadir meningkatkan pendapatan para petani untuk bermitra dengan kelompok pengolahan bahan baku hasil tanaman pangan komoditi padi, jagung, kedelai dan umbian,” sebut Gazali Hamzah,SP Kasubdit Pengolahan Hasil Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian. Dia menambahkan, dukungan pemerintah untuk hilirisasi itu adalah bantuan unit pengolah hasil (UPH) berupa alat perebusan serta tong fermentasi dan mesin pengering, pencacah, penepung dan pengemasan. Bantuan itu ternyata tidak sia-sia karena nyatanya banyak kelompok sukses di pasar sekitarnya. Bahkan ekspor. *sembada/rori
berita utama Lihat Semua Ketuk Foto Dua Kali
Friday, September 11, 2020 | 167 Views
Oleh Yoweri Kaguta Museveni (Pidato Presiden Uganda Untuk Rakyatnya Remehkan Korona)
Monday, September 7, 2020 | 180 Views
Oleh Dr Atris Suyantohadi (Peneliti Kedelai Fakultas Teknologi Pertanian, Univ.Gadjah Mada, Yogyakarta)
Thursday, January 23, 2020 | 431 Views
Oleh Drh Chairul Arifin (Pemerhati Sektor Pertanian, tinggal di Jakarta)
Monday, December 21, 2020 | 93 Views

Pengantar Redaksi: BERMULA DARI KEHADIRAN Kelompok Wanita Tani (KWT) hortikultura di Desa Genengadal Toroh, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah yang mengolah sambal untuk keperluan

Monday, December 7, 2020 | 108 Views

NAN DARI JAUH DIDATANGKAN dari Belgia itulah Nan Dana yang khusus untuk mendukung kecukupan daging di Indonesia. Namanya memang khas keindonesiaan, tetapi itulah Nan Dana

plaza kemitraan

  HEMAT KAMI KINI condong untuk mengatakan bahwa frase mimpi  tidak lagi saat tidur. Bisa saja saat kerja atau saat minum kopi. Atau saat bergurau

INDEKS DEMOKRASI INDONESIA atau IDI) pada 2009-2019 mengindikasikan bahwa karakteristiknya relatif masih berada pada tipologi demokrasi liberal. Secara kualitas praktik yang berlangsung pada pemilihan kepala